House Keret Installation

  

courtesy of centrala

Keret House adalah salah satu bentuk installasi seni dalam dimensi miniatur.  Rumah ini berada pada celah antara dua bangunan dari periode bersejarah di Warsaw.  Berukuran 92 cm pada lebar terkecil, dan 152 cm pada ukuran terlebarnya, Keret House pada awalnya terlihat tidak mungkin untuk dibangun sebagai ruang bertinggal, karena kekontradiksiannya Keret House membawa wacana impossible architecture dalam ranah yang lebih luas.

 

courtesy of centrala

courtesy of centrala

Berdiri di atas ketinggian tiga meter dari permukaan tanah, dengan struktur frame baja segitiga setinggi Sembilan meter,  rumah ini dilengkapi oleh elemen-elemen fungsional seperti pintu masuk berupa tangga, kamar mandi kecil, tempat tidur, dapur mini hingga cukup menampung  kulkas kecil. 

 

courtesy of centrala

courtesy of centrala

courtesy of centrala

courtesy of centrala

Arsitek Jakub Szczęsny membayangkan munculnya ‘keterkejutan’ warga akan adanya installasi ini.  Keret House yang ditujukan dan terinspirasi oleh seniman dan penulis Etgar Keret ini diharapkan membawa manfaat bagi komunitas lokal hingga distrik Wola, berupa stimulasi munculnya apresiasi hingga karya seni bagi distrik tersebut.  Membuka pandangan akan keterbatasan ruang-ruang yang diabaikan.

 

‘Rumah’  Keret yang diharapkan dapat bertahan dalam kurun waktu 4 tahun ini berlokasi di antara dua bangunan arsitektural di period berbeda.  Bangunan pertama adalah rumah bata di jalan Zelazna –sebagian peninggalan dari kota pra-Perang Dunia ke 2 yang hampir punah.  Sedangkan bangunan kedua adalah bangunan apartemen beton  yang bertujuan menegasikan arsitektur kota sebelumnya.  Namun rumah ini sengaja muncul “non-matching” dengan tatanan urban fabricnya, -melepaskan keterkaitan dari area sekitar namun juga mencoba meleburkan elemen-elemen berbeda di sekitar dengan kehadirannya.

 

courtesy of centrala

courtesy of centrala

courtesy of centrala

 

Tentunya dalam proses penciptaannya Jakub menemukan kendala terkait peraturan, uang, serta kendala site.  Peraturan kota menetapkan rumah ini sebagai rumah singgah selama 5-7 hari karena tidak layak dijadikan rumah tinggal tetap.  Oleh karenanya, setiap orang dapat merasakan bertinggal dalam rumah ini secara bergantian, -setelah melalui prosedur yang ditetapkan.  Rumah ini diambil alih oleh Foundation of Polish Art.

"Arsitektur serupa pernah diterapkan di kota-kota padat di Jepang yang telah dilakukan oleh Satoshi Kurosaki or Fujiwara Muro hunian mikro oleh James Holden’s" papar Jakub.

 

  Written by: Namlia Mahabba

Sumber: http://kerethouse.com, http://centrala.net.pl/our-work/keret

Related Gallery Karya RumahKita.CO